Setahun Setelah Sajakmu

1.
Kuingat nama-nama mati yang
kausebutkan suatu pagi
sebelum kita mulai menyiapkan
kehilangan sendiri

2.
Kita menggambar sebatang pohon
dengan daun-daun jatuh,
lalu bertengkar tentang cuaca
dan tempat berteduh

3.
Mencium dengan bibir ngilu
mencintai dengan pisau dan batu:
apakah ini kita
atau takut yang terlalu?

4.
Bagaimana ulang tahun sajakmu
seharusnya dirayakan–
kunyalakan sebatang lilin
tapi ia tak punya permintaan.

One thought on “Setahun Setelah Sajakmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s