Kukecup Keningmu, Lima Kali Hari Ini

Satu, sebagai sedikit debu
di atas sajadah tempatmu rebah
ketika subuh tiba

dua, sebagai kelopak bunga
melayang sehelai hingga sampai
padamu begitu saja

tiga, sebagai garis oranye
pada sore hangat yang membuat
matamu sulit terbuka

empat, sebagai sisa gerimis
dari tempias di pinggir teras
sebelum sempat kauseka

lima, sebagai khayalan kecil
tentang sepasang bibir yang mampir
mendaratkan doa-doa—

maka telah kukecup keningmu
lima kali hari ini,
dari tempat yang jauh
dengan rindu sepenuhnya.

 

4 Januari 2012

6 thoughts on “Kukecup Keningmu, Lima Kali Hari Ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s