Yang Kaulukis dan Kauterbangkan dari Tepi Jendela

: Inne Oktaviany

Ada kupu-kupu kertas baru dilukis gadis manis pagi-pagi sekali di tepi jendelanya. Kupu-kupu yang lalu terbang dengan sayap-sayap basah sedikit, bekas kesedihan yang jatuh dari kedua matanya. Begitulah dulu kulihat dia setiap hari: menerbangkan kupu-kupu dari jendela, sampai jauh, sampai tak terlihat lagi.

Ia masih suka duduk di tepi jendela yang sama, sesekali melukis kupu-kupu dan segala yang pernah hinggap lalu terbang dari sana. Kadang hanya dilukisnya seulas senyum saja—hangat yang melayang dan mendarat di hati orang-orang yang lalu lalang, dengan sedikit sepi menyelipkan diri pada kedua sudutnya.

Pada suatu hari akan tiba di tepi jendelamu, sesuatu yang lebih cantik dari kupu-kupu, atau segala yang pernah kaulukiskan dalam buku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s