Eskrim, Pelukan, dan Hujan

Di dalam diriku, tinggal seorang anak kecil yang lucu. Umurnya lima tahun dan ia sangat manis. Tadi saat mataku berkaca-kaca, ia bercerita padaku tentang hal-hal yang membuatnya menangis.

 

Biasanya, aku nangis kalau sakit, takut, malu, atau sedih. Soalnya semuanya nggak enak.

Sakit itu kalau aku jatuh dan lututku berdarah. Biasanya mama akan membersihkan dan mengobati lukanya, lalu aku dipeluk. Aku selalu menangis kalau jatuh, tapi aku tahu sakitnya cuma sebentar. Kata mama, minggu depan pasti lukanya udah sembuh.

Takut itu kalau mama terlambat jemput aku. Kadang-kadang di sekolah udah sepi. Aku nggak suka sendirian. Makanya waktu mama datang, aku lega sekali, karena aku nggak sendirian lagi. Biasanya aku akan pegang tangan mama keras-keras dan nggak aku lepas.

Malu itu kalau aku pup di celana. Pernah satu kali, terus semuanya ngetawain aku. Aku nangis soalnya kukira semuanya nggak mau main sama aku lagi. Untung bu guru baik, bu guru marahin mereka. Ternyata teman-temanku juga baik, mereka ketawanya cuma sebentar.

Sedih itu kalau aku musuhan sama teman. Kalau nggak ada yang ngajak aku main. Tapi kalau aku atau temanku menangis, bu guru selalu datang, lalu kami disuruh baikan. Setelah itu, aku nggak sedih lagi.

Aku juga pernah sedih waktu lupa bawa makan siang. Semua makanannya enak-enak. Terus teman sebelahku bagi dua makanannya buat aku. Sedihku hilang sedikit. Pulangnya aku nggak sedih lagi, soalnya aku lihat anak kecil yang kurus sekali, katanya dia nggak punya uang buat beli makanan.

 

Kalau kamu kepingin nangis, makan eskrim cokelat aja. Terus minta dipeluk, terus panggil hujan. Biasanya kalau main hujan-hujanan aku jadi senang, walaupun mama pasti marah.

Sore ini, aku makan eskrim. Minta pelukan. Main hujan-hujanan. Tiba-tiba aku tertawa. Semuanya terasa begitu sederhana, entah berapa lama.

Sebab semua tangis pasti berhenti pada waktunya.

11 thoughts on “Eskrim, Pelukan, dan Hujan

  1. So cuittttt cekali kakak Dicaaaa :’)
    Aku becok mau beli es klim telus ujan ujanan aja bial ndak cedihh
    #ditabokDisa :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s