Cerita Pagi dan Kehilangan

Pada suatu pagi,
seseorang merasa telah kehilangan sesuatu.

Ia membuka mata dengan bingung,
sebab untuk pertama kalinya
saat matahari menyelinap masuk lewat jendela
hatinya tak terasa hangat.

Lalu ia keluar kamar
dan menyeduh kopi kesukaannya.
Tapi rasanya sedikit tawar,
padahal ia sudah menambah banyak gula.

Saat berjalan ke teras depan,
pengamen yang bernyanyi lagu cinta
dengan gitar salah nada
tak mengingatkannya pada apa-apa.

Bahkan ia tak ingat
bahwa saat membaca koran pagi,
ia selalu menunggu ponselnya
berdering sebanyak dua kali.

Pada suatu pagi,
seseorang bercermin dan tak menemukan aku lagi.

4 thoughts on “Cerita Pagi dan Kehilangan

  1. Gloomy!
    Beberapa kali–jangan tanya tepatnya, bukan tak pandai berhitung tapi aku yakin kau pun tak ingin menghitungnya–aku menemui pagi seperti ini.

    Woah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s