Pukul Setengah Tujuh Pagi

Kau adalah matahari
pukul setengah tujuh pagi,
menyelinap segaris lewat jendela
menghangat sedikit di dalam hati.

Kau adalah selembar daun
pukul setengah tujuh pagi,
dijatuhkan burung kecil di dahan
mendaratkan rindu di halaman.

Kau adalah lonceng beranda
pukul setengah tujuh pagi,
bergoyang-goyang ditiup angin
mendentingkan merdu rasa ingin.

Kau adalah yang kuseduh
pukul setengah tujuh pagi,
dua kopi dan dua gula
dengan semesta di dalamnya.

7 thoughts on “Pukul Setengah Tujuh Pagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s