Senja yang Tenggelam di Matamu

Foto: Suryo Brahmantyo

Di sini sepasang tangan pernah kautautkan
dan pada senja sepasang angan pun kulautkan.

Ingatkah kau bagaimana kita memandang
sepotong wajah jingga berenang,
mengunyah cerita yang perlahan
satu persatu kita lemparkan
seperti memberi makan ikan-ikan?

Tapi semua akan tenggelam seperti senja,
katamu meniupkan dingin di dada.
Lalu kita nyalakan perapian
dengan lidah-lidah yang beradu ketakutan—

hari itu senja memutuskan tenggelam di matamu.

Di sini sepasang tangan telah kaulepaskan
dan pada senja sepasang angan pun kulesapkan.
Lalu bersama sunyi aku memandang
sepotong wajah jingga berenang,
mengunyah kenangan yang kulemparkan
seperti memberi makan ikan-ikan.

Nyatanya kita memang harus percaya
semua akan tenggelam seperti senja:
senja yang pernah tenggelam di matamu
mata yang masih menyala dalam dadaku.

PS: Ini bukan sajak curhat! Ini sajak pesanan teman baik saya Suryo Brahmantyo, dari foto senja hasil jepretannya dengan caption “emptiness”.. yang ternyata salah tema. *sigh*

9 thoughts on “Senja yang Tenggelam di Matamu

  1. wah keren!

    Nyatanya kita memang harus percaya
    semua akan tenggelam seperti senja:
    senja yang pernah tenggelam di matamu
    mata yang masih menyala dalam dadaku.

  2. Kok jadi sedih membacanya ya? Padahal saya nggak tau artinya….. (Katrok banget deh!) Maafin aku ya kakaaaaa….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s